KEMBARA LIMA MUSIM
Bersama perginya lima musimku disini,
ku lafazkan sebuah doa, sumpah setiaku akan sekolah pusaka ini,
bahawa, lepaskan aku,
biarkan ku pergi mengenali hiruk-pikuk, pahit getir, dan pancaroba dunia,
di sebalik tiang pusakamu itu,
Kerna kau telah mengajarkanku sebahagiannya, jadi izinkan aku mersai semuanya,
Pernah ku terbaca sebaris puisi, katanya hidup ini , umpama terusan yang mengalir,
jika begitulah adanya, di alma mater inilah kita merasa keruhnya,
dan,
sejauh manapun anak penyu berenang, pasti akan pulang ke pantai kelahiranya,
begitu jugalah aku,
pohon-pohon rendang, pohon-pohon hujan, semoga ingatanku disini akan
kekal teguh umpama akarmu,
mencengkam masa, memendam rasa.
No comments:
Post a Comment